Kota Landmark Tips Traveling

Wisata dan Belajar Melestarikan Alam di Hutan Mangrove Pasir Mendit Kulonprogo





Belakangan ini, banyak destinasi wisata baru yang mulai bermunculan di Yogyakarta. Kota ini memang seakan tak pernah kehilangan daya tariknya untuk mendorong wisatawan agar datang berkunjung. Salah satu obyek wisata baru yang sedang banyak didatangi adalah Hutan Mangrove Pasir Mendit Kulonprogo. Kawasan ini mulai terkenal sejak banyak orang mengunggah foto wisata di lokasi tersebut. Perlahan tapi pasti, hutan mangrove ini pun terkenal hingga berbagai penjuru di Indonesia.

Perjalanan Menuju Hutan Mangrove Pasir Mendit

Wisata dan Belajar Melestarikan Alam di Hutan Mangrove Pasir Mendit Kulonprogo

Pemandangan Hutan Mangrove Pasir Mendit. Foto: piknikasik.com

Jika ingin mengunjungi Hutan Mangrove Pasir Mendit Kulonprogo, rute perjalanannya tidak sulit. Anda bisa mengambil rute Yogyakarta-Wates. Begitu sampai di perbatasan Kulonprogo, ambil arah ke Purworejo kurang lebih sekitar 20 km. Begitu menemui patung kuda di Wates, lanjutkan perjalanan terus ke Barat. Jika sudah melihat pertigaan terminal Wates, belok kiri. Dari ini, Anda akan menempuh perjalanan kurang lebih 10 km lagi. Setelah itu, akan ada banyak petunjuk jalan menuju Pantai Congot. Nah, hutan mangrove-nya sendiri berada sekitar 15 menit dari pantai tersebut.

Kegiatan Wisata di Hutan Mangrove Pasir Mendit

Kawasan Hutan Mangrove Pasir Mendit Kulonprogo ini memang tidak terlalu luas. Tapi, pesona alamnya selalu sayang jika dilewatkan. Kegiatan yang bisa dilakukan di tempat ini adalah keliling lokasi sambil selfie. Ada sebuah jembatan bambu yang melintang dan memberikan sentuhan keindahan tersendiri jika Anda berfoto di atasnya. Warna hijau dari tanaman mangrove yang ada dapat membuat pemandangan yang menyegarkan mata.

Wisata dan Belajar Melestarikan Alam di Hutan Mangrove Pasir Mendit Kulonprogo

Jembatan bambu Hutan Mangrove Pasir Mendit yang ikonik. Foto: jogja.lungo.id

Hutan Mangrove Pasir Mendit Kulonprogo ini dibangun sebagai upaya konservasi dan pencegahan abrasi yang sudah mulai dikembangkan sejak tahun 1989. Kini, area hutannya sudah mulai lebat dan menjadi keindahan tersendiri yang menarik perhatian wisatawan. Nah, berwisata kemari tentu saja harus memperhatikan kelestarian lingkungan. Meskipun dibuka untuk umum, pengunjung juga wajib menjaga kondisi lingkungan, mengingat tempat ini adalah arena konservasi.

Jika ingin melihat kecantikan Hutan Mangrove Pasir Mendit Kulonprogo, sebaiknya Anda datang pada pagi hari atau sore. Kondisi lingkungan saat siang hari terbilang panas dan tidak ada tempat berteduh di sana. Selamat menikmati keindahan hutan mangrove ini dan jangan lupa untuk menjaga kelestarian lingkungan ya!



Leave Comments

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com