Gunung

Via Ferrata, Panjat Tebing dengan Cara Tidak Biasa

Para pecinta panjat tebing ini ada mainan yang baru buat kalian!!! Tapi jangan khawatir bagi Anda yang bukan pecinta panjat tebing bukan berarti tidak bisa nyobain ini. Karena panjat tebing yang satu ini bisa dilakukan oleh Anda, siapa saja yang ingin melakukannya. Nama panjat tebing ini adalah Via Ferrata. Apa itu Via Ferrata? Langsung saja Saya kutipkan dari pengelolanya ya. Via Ferrata adalah sistem pemanjatan tebing yang menggunakan lintasan besi yang telah dipasang dan pengaman kabel baja sepanjang lintasan tebing. Istilah Via Ferrata ini sendiri berasal dari Itali yang artinya jalan besi. Via Ferrata ini dikelola oleh penyedia jasa wisata Skywalker, dan baru diresmikan pada awal Februari 2015. Daerah yang beruntung terpilih sebagai lokasi Via Ferrata pertama di Indonesia adalah  Gunung  Parang, Purwakarta, Jawa Barat. Kalau sebelumnya orang Indonesia ingin melakukan Via Ferrata harus ke negera tetangga yakni Malaysia tepatnya Gunung Kinabalu (Ini merupakan lintasan Via Ferrata terpanjang di dunia) sekarang cukup dalam negeri saja. Tertarik? Siapin ongkos segera buat berangkat ke Purwakarta ya….

Via Verata

Via Verata

Masalah keamanan tidak usah khawatir karena sejak Desember 2014 hingga Januari 2015 Via Ferrata ini sudah diuji coba oleh anak-anak umur 5 tahun hingga orang tua berumur 62 tahun. Sehingga semua orang mulai umur 5-70 tahun diperbolehkan untuk mencoba serunya Via Ferrata ini. Biaya yang harus dikeluarkan oleh wisatawan yang ingin mencoba Via Ferrata ini RP 275.000,- untuk dua jam. Biaya ini sudah termasuk makan siang, pemandu sekaligus instruktur, peralatan memanjat dan dokumentasi. Setiap pemanjat akan menggunakan seat harness, helm, dan tali pengaman yang akan dikaitkan setiap lintasan besi. Satu grup akan dipandu oleh tiga orang pemandu yang berperan sebagai leader pemanjatan

Gunung Parang memiliki tinggi sekitar 900 mdpl, tetapi Anda tidak perlu cemas akan mendaki setinggi itu keatas. Pada awal pendakian, Anda sudah menginjak ketinggian 700 mdpl. Anda hanya perlu memanjat setinggi 150m. Jalur Via Ferrata ini terdiri dari 3 check point, 50m, 75m dan 125m, rencananya nanti akan dibuat hingga puncak. Hingga saat ini jalur tersebut masih dalam tahap pengembangan. Semoga segera selesai ya….

Ditengah perjalanan, terdapat beberapa check point yang memungkinkan untuk beristirahat. Disini dapat digunakan untuk makan dan minum. Maka dari itu sangat disarankan membawa makanan dan minuman ketika memanjat. Supaya tidak kelaparan di tengah perjalanan. Tidak hanya itu, cuaca diatas sangatlah panas, jadi cukup menguras tenaga dan membuat kita berkeringat lho. Jadi lebih baik membawa air minum yang banyak, daripada dehidrasi diatas. Tahu sendiri kan, tidak ada pedagang asongan diatas.  Meskipun begitu kegiatan ini dijamin menyenangkan dan tentunya memacu adrenalin. Apalagi bagi Anda yang tidak biasa manjat tebing. Dan yang biasanya paling tidak kelupaan yakni kamera wajib dibawa. Jarang-jarang kan foto-foto atau selfie di ketinggian. Dijamin fotonya keren bgtz!!!!!

Hadiahnya bagi yang sampai di puncak adalah pemandangan yang indah, tidak hanya hijau-hijauan dan langit biru, tapi juga terdapat pemandangan Waduk Jatiluhur yang membentang sangat lebar. Seluruh Purwakarta juga kelihatan dari sini. Kurang seru apa coba????

Puas menikmati keindahan puncaknya jangan lupa turun ya. Untuk turunnya kita bisa menggunakan rappelling (teknik menuruni tebing dengan menggunkan tali) atau Via Ferrata sama dengan ketika memanjat. Rappeling ini tidak dapat dilakukan apabila turun hujan karena tebingnya licin. Bagi Anda pecinta kegiatan outdoor,  Via Ferrata wajib Anda coba.

Leave Comments

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com