Gunung Tips Traveling

Tarif Masuk Gunung Rinjani Resmi Naik Tahun Ini

Gunung Rinjani sempat mengalami penutupan selama sebulan penuh pada akhir tahun 2016 kemarin. Penutupan ini dalam rangka pemulihan kembali area pendakian yang dilakukan oleh pihak pengelola. Setelah kemudian resmi dibuka, tarif masuk Gunung Rinjani kini mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Siapkan budget tambahan jika ingin mendaki tahun ini, travelers.

Tarif yang Berlaku Tahun Ini

Tarif Masuk Gunung Rinjani Resmi Naik Tahun Ini

Kenaikan tiket resmi diberlakukan. Foto: pedomanwisata.com

Sosialisasi kenaikan tarif masuk Gunung Rinjani sebenarnya sudah dilakukan oleh Kepala Seksi Bagian Tata Usaha Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) pada bulan September 2016 lalu. Di tahun 2017 ini, jika Anda ingin mendaki Gunung Rinjani, maka siapkan dana sekitar Rp 5 ribu untuk hari biasa dan Rp 7,5 ribu untuk hari liburnya. Sementara bagi wisawatan asing yang ingin mendaki, maka dana yang diperlukan adalah sekitar Rp 150 ribu di hari biasa dan Rp 225 ribu di hari libur. Biaya ini adalah tarif yang berlaku per hari/orang.

Waktu yang dibutuhkan untuk mendaki Gunung Rinjani biasanya 4 hari tiga malam. Total tarif masuk Gunung Rinjani yang harus disiapkan para pendaki lokal sebenarnya tidak terlalu mahal, yaitu sekitar Rp 20 ribu – Rp 40 ribu saja dalam sekali pendakian. Namun, biaya yang dibebankan pada wisatawan asing yang dinilai terlalu mahal. Yaitu sekitar Rp 600 ribu – Rp 900 ribu dalam sekali pendakian saja.

Pro dan Kontra yang Menyertai Kenaikan Tarif Masuk Gunung Rinjani

Tarif Masuk Gunung Rinjani Resmi Naik Tahun Ini

Kenaikan tarif yang diharapkan seiring dengan bertambahnya fasilitas. Foto: trekkingrinjani.com

Kebijakan ini tentu saja mendulang pro dan kontra di kalangan masyarakat. Netizen yang setuju dengan kenaikan tarif masuk Gunung Rinjani ini berharap pihak pengelola bisa memberikan fasilitas yang lebih memadai untuk para pendaki. Misalnya saja dengan memperbaiki fasilitas umum, memasang rambu-rambu pendakian, memperbaiki shelter pendaki, dan keamanan yang lebih terjamin lagi.

Namun, nggak sedikit pihak yang merasa keberatan dengan kenaikan tarif masuk Gunung Rinjani ini. Misalnya saja para pengelola bisnis pariwisata yang sudah terlanjur memiliki beberapa kontrak dengan para wisatawan asing. Kenaikan tarif ini dikhawatirkan bisa menyebabkan wisatawan membatalkan perjalanan mereka. Hal ini berdampak pemandu dan porter yang sebagian besar adalah masyarakat setempat.

Kenaikan tarif masuk Gunung Rinjani ini sudah seyogianya diimbangi dengan peningkatan fasilitas, keamanan, serta kelestarian lingkungan. Kalau Anda sendiri setujukah dengan kebijakan kenaikan tarif ini?

Leave Comments

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com