Landmark Museum

Mengenang Kesedihan 26 Desember 2014 Di Museum Tsunami Aceh




Trevelsia.com – Tepat di tanggal 26 Desember 2014, Indonesia berduka. Salah satu bagian dari negeri ini, tepatnya di Aceh mengalami bencana besar yang mungkin tak pernah terbayangkan sebelumnya. Bencana Tsunami meluluh lantahkan wilayah Aceh yang menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia utamanya masyarakat Aceh. Bencana besar itu memang telah berlalu, kini kita hanya bisa mengenangnya menjadi sebuah bencana yang tak akan terlupakan. Di Aceh, terdapat Museum Tsunami Aceh yang diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 23 Februari 2009, dan baru dibuka untuk umum pada  8 Mei 2011.

Lokasi Museum Tsunami Aceh

Museum Tsunami Aceh yang tampak indah, tinggi, dan megah. Foto: acehfotografer.net

Museum Tsunami Aceh yang tampak indah, tinggi, dan megah. Foto: acehfotografer.net

Museum Tsunami Aceh berada di Jalan Sultan Iskandar Muda no. 3, Sukaramai, Baiturahman, Kota Banda Aceh. Lokasinya tak jauh dari Masjid Raya Biturahman Banda Aceh. Wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat ini tak perlu khawatir, karena banyak alat transportasi yang bisa digunakan wisatawan untuk menuju ke tempat ini.

Tiket Masuk dan Jam Operasional Museum Tsunami Aceh

Bagi pengunjung yang ingin berkunjung ke Museum Tsunami Aceh, tidak ada biaya masuk alias gratis. Jam operasional kunjungan Museum Tsunami Aceh,  hari Senin sampai Kamis pukul 09.00 -12.00 WIB dan buka kembali 14.00-16.30 WIB. Hari jumat libur,  dan hari Sabtu Minggu pukul 09.00-12.00 WIB dan buka kembali 14.00-16.30 WIB.

Ada Apa di Museum Tsunami Aceh

Museum Tsunami Aceh dibangun mulai tahun 2006 diatas lahan lebih kurang 10,000 persegi. Museum yang diperkirakan menghabiskan dana 140 milyar dalam pembangunannya ini didesain oleh arsitek anak bangsa bernama, Ridwan Kamil. Dibangunnya Museum Tsunami Aceh ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi para pengunjung untuk mengingat kejadian bencana alam yang terjadi di tahun 2004.

Foto: glory-travel.com

Jembatan perdamaian di Museum Tsunami Aceh. Foto: glory-travel.com

Bangunan Museum ini sangat indah, besar, dan megah. Tinggi bangunan museum ini dibangun sesuai dengan tinggi gelombang yang menyapu Aceh dan sekitarnya beberapa tahun yang lalu. Saat masuk di Museum Tsunami Aceh ini, pengujung akan melewati lorong tsunami. Gelap dan Menyeramkan. Selanjutnya, pengunjung akan melewati jembatan perdamaian, dimana terdapat bendera-bendera dari negara-negara yang ikut berpartisipasi memberikan bantuan kepada masyarakat Aceh. Jumlah bendera yang bergantung di atas gedung jumlahnya sama dengan bola batu yang berada di bawah jembatan. Di sudut lain terdapat sebuah tempat yang bernama sumur doa, dimana ruangan berbentuk lingkaran itu pada sekelilingnya dibuat barisan nama-nama korban bencana tsunami.

Sudut lain di Museum Tsunami Aceh. Foto : disbudpar.acehprov.go.id

Sudut lain di Museum Tsunami Aceh. Foto : disbudpar.acehprov.go.id

Di lantai dua teradapat ruangan yang menyajikan tayangan tsunami yang berdurasi kurang lebih 10 menit. Selain itu, pengunjung akan melihat foto-foto yang bercerita banyak tentang kejadian yang memilukan itu. Terdapat pula miniatur-miniatur kejadian tsunami. Di lantai tiga, terdapat beberapa pengetahuan tentang bumi, gempa, dan tsunami.

Bagaimana? Tak ada salahnya kita sebagai masyarakat Indonesia perlu mengenang masa lalu dahsyatnya bencana tsunami aceh pada tahun 2004 ini dengan berkunjung ke Museum Tsunami Aceh.




Leave Comments

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com