Inspirasi

Mengenal Kebudayaan di Rumah Adat Tongkonan Tana Toraja Yuk!

Indonesia boleh berbangga karena jadi salah satu negara yang punya keanekaragaman budaya yang terkenal kekayaannya. Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern ini, ternyata masih banyak kok daerah di Indonesia yang tetap mempertahankan budaya tradisionalnya. Salah satunya adalah masyarakat Tana Toraja yang tinggal di Sulawesi Selatan. Rumah adat Tongkonan adalah bentuk kentalnya kebudayaan di sana. Kenalan lebih jauh tentang rumah adat yang satu ini, yuk!

Warisan Turun Temurun dari Generasi Terdahulu

Mengenal Kebudayaan di Rumah Adat Tongkonan Tana Toraja Yuk!

Warisan dari generasi ke generasi. Foto: wikipedia.org

Rumah adat Tongkonan ini bukan sembarang bangunan bagi masyarakat Tana Toraja. Rumah ini nggak dimiliki secara pribadi atau perorangan seperti tempat tinggal pada umumnya. Namun, rumah ini diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang mereka dari generasi ke generasi.

Rumah adat Tongkonan ini berasal dari kata tongkon yang artinya duduk. Tiap rumah memiliki 3 bagian, yaitu selatan, tengah, dan utara yang masing-masing punya fungsinya sendiri. Selatan khusus ditujukan untuk kepala keluarga, tengah untuk pertemuan keluarga, tempat makan, dapur, sampai meletakkan orang mati. Yang terakhir adalah bagian utara yang menjadi tempat tidur, tempat meletakkan sesaji dan ruang tamu. Masing-masing fungsi nggak boleh dilanggar.

Ornamen Penghias Rumah yang Penuh Makna

Mengenal Kebudayaan di Rumah Adat Tongkonan Tana Toraja Yuk!

Ornamen penghias yang penuh makna. Foto: tradisikita.my.id

Rumah adat Tongkonan memiliki ornamen yang umumnya menghiasi bangunan. Salah satunya adalah tanduk kerbau yang punya menggambarkan kesejahteraan ekonomi si pemilik rumah. Di Tana Toraja sendiri, tiap upacara adat selalu menggunakan kerbau sebagai hewan yang dikurbankan. Nah, semakin banyak tanduk yang dimiliki, tandanya semakin sering rumah tersebut mengadakan upacara adat. Padahal harga kerbau terbilang mahal.

Selain itu, rumah adat Tongkonan juga memiliki ukiran dengan warna khas yaitu merah, hitam, putih, dan kuning. Warna merah menjadi lambing kehidupan, hitam jadi simbol kematian, kuning artinya kekuasaan Tuhan dan putih menjadi lambang kesucian.

Upacara Kematian di Tana Toraja

Mengenal Kebudayaan di Rumah Adat Tongkonan Tana Toraja Yuk!

Digunakan untuk ritual adat. Foto: kisahasalusul.blogspot.co.id

Rumah adat Tongkonan juga menjadi tempat menyimpan mayat sebelum melewati serangkaian ritual yang wajib dilakukan. Mayat anggota keluarga yang meninggal ini nggak boleh dibawa ke tempat peristirahatan terakhir jika belum menjalani ritual upacara lengkap. Saat disimpan di Tongkonan, jenazah dibalsem supaya awet. Pihak keluarga pun melakukan serangkaian upacara, baru orang yang meninggal bisa dikatakan meninggal dengan sempurna dan dibawa ke tempat pemakaman.

Itu tadi beberapa fakta tentang rumah adat Tongkonan yang berada di Tana Toraja. Kenali lebih banyak budaya Indonesia mulai sekarang yuk, travelers!

Leave Comments

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com