Kota Landmark

Mengenal Batu Terbesar di Dunia, Bukit Kelam Kalimantan Barat




Trevelsia.com – Bentuknya menyerupai gunung, nyatanya bukanlah sebuah gunung melainkan sebongkah batu. Dengan ukuran yang super tidak heran bila batu yang satu ini menyandang gelar sebagai batu terbesar di dunia. Biasa dipanggil dengan Bukit Kelam, terletak di Sitang Provinsi Kalimantan Barat.Gunung Kelam membentang dari barat ke timur dengan ketinggian 1.002 mdpl merupakan sebongkah batu raksasa (monolit). Lokasinya sekitar 20 km dari kota Sintang dan sekitar 395 km dari Pontianak. Kawasan Gunung Kelam berada di wilayah Kecamatan Kelam Permai kab. Sintang Kalimantan Barat. Tepatnya di Hutan wisata Bukit Kelam. Bukit Kelam diapit dua sungai besar yaitu Sungai Malawi dan Sungai Kapuas. Masyarakat Kalimantan biasa menyebut Gunung Kelam sebagai Bukit Kelam karena secara umum masyarakat setempat menyebut gunung sebagai “bukit raya”.

Foto: www.indonesia-tourism.com

Bukit kelam berdiri dengan kokohnya. Foto: www.indonesia-tourism.com

Seperti halnya gunung Tangkuban Perahu di Jawa Barat, keberadaan Bukit Kelam juga menyimpan cerita rakyat. Pada zaman dahulu, dikisahkan dua nelayan di tanah Sintang yakni Bujang Beji dan Tumenggung Marubai. Bujang Beji menguasai Sungai Kapuas sedangkan Tumenggung Marubai menguasai Sungai Melawi. Ketika Bujang Beji mengetahui bahwa Tumenggung Marubai mendapat ikan lebih banyak daripada dirinya, ia menjadi iri sehingga berniat menghalangi aliran Sungai Melawi dengan batu. Kemudian, ia berenang ke hulu Sungai Kapuas untuk mendapatkan sebuah batu besar dari puncak bukit Nanga Silat.

www.kekunaan.blogspot.co.id

Legenda Bukit yang tergambar di Dinding. Foto: www.kekunaan.blogspot.co.id

Di persimpangan aliran Sungai Melawi dan Sungai Kapuas, tiba-tiba muncul Dewi Surgawi dan menertawakannya. Ketika ia mengangkat kepalanya mencoba menemukan sumber suara tersebut, ia tidak sengaja menginjak duri beracun dan tali pengikat batunya yang terbuat dari rumput putus. Batu tersebut lalu jatuh di sebuah lembah bernama Jetak. Bujang Beji berusaha mengangkat kembali batu tersebut, namun batu tersebut sudah melekat dan tidak bisa diangkat lagi. Legenda mengatakan bahwa batu yang tenggelam tersebut perlahan-lahan tumbuh menjadi bukit dengan banyak batu gelap di atasnya, dari situlah nama Bukit Kelam Sintang berasal.

Terlepas dari cerita legenda yang ada, Bukit Kelam dapat dikunjungi oleh wisatawan khususnya pecinta alam. Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk mencapai puncak Bukit Kelam, yakni mendaki atau menaiki tangga yang telah disediakan. Jalur pendakiannya cukup bersahabat dengan kemiringan 15-40 derajat. Bila Kalian enggan mendaki, Kalian dapat menapaki tangga 90 derajat bertingkat dari sebelah barat bukit.Untuk pendakian mencapai puncak dibutuhkan waktu 4-5 jam untuk naik dan 3-4 jam untuk turun. Dalam perjalanan menuju puncak Bukit Kelam, wisatawan disuguhi keindahan hutan khas Kalimantan.

www.awesomethingsofid.wordpress.com

Jalur tangga untuk Menuju Puncak Bukit Kelam. Foto: www.awesomethingsofid.wordpress.com

Wisatawan dapat menemukan berbagai jenis flora langka antara lain, seperti Meranti (Shorea sp), Bangeris (Koompassia sp), Tengkawang (Dipterocarpus sp), Kebas-kebas (Prodocarpus ceae), dan berbagai jenis anggrek. Flora dataran tinggi ini adalah Pitcher merah (Nephentes alata) yang merupakan endemi daerah tersebut. Bukit Kelam ini juga adalah rumah bagi hewan langka dan berbagai keunikan lainya, seperti Beruang Madu (Mayalanus heralctus), Armadillo (Manis javanica), Kelelawar (Hiropteraphilie), dan berbagai jenis burung. Sampainya di puncak bukit wisatawan akan disambut goa-goa alam yang eksotik. Goa-goa ini juga merupakan rumah dan sarang burung walet. Disini juga terdapat Air Terjun yang yang cantik jika dilihat saat musim hujan.

Kalian yang ingin berkunjung kesini dapat menempuhnya melalui jalur darat ataupun udara. Jalur darat dapat ditempuh dengan kendaraan atau mengambil bus reguler arah Pontianak-Sintang sejauh 400 km selama 6 jam perjalanan. Untuk jalur udara, penerbangan Kalstar telah membuka rute dari Pontianak-Sintang dan sebaliknya dengan waktu tempuh 35 menit. Umumnya, para wisatawan menjadikan Kota Sintang sebagai basecamp untuk menelusuri berbagai objek wisata di Kabupaten Sintang. Ongkos bus dari Pontianak sekitar Rp 200.000,-. Sedangkan ongkos pesawat rute Pontianak-Sintang sekitar Rp 500.000,-.

Akses menuju Bukit Kelam. Foto: www.indonesia-tourism.com

Akses menuju Bukit Kelam. Foto: www.indonesia-tourism.com

Bukit Kelam dibuka sebagai tempat wisata pada tahun 2002. Wisatawan yang berkunjung harus membayar tiket masuk Rp 15.000,- per orang pada hari biasa, tetapi untuk hari libur Rp 20.000,- per orang. Wisatawan diperkenankan untuk menginap atau camping di puncak Bukit Kelam. Suhu di puncak pada malam hari bisa di bawah 20 derajat. Wisatawan dapat menyewa porter untuk membawa perlengkapan.

Untuk Kalian yang berkunjung ke Kalimantan Barat cobalah untuk berkunjung ke Bukit Kelam ini…




Leave Comments

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com