Landmark Pulau

Leang-Leang, Tempat Belajar Sejarah Peradaban Manusia di Pulau Sulawesi

Leang leang 3 kebudayaanindonesia net

Foto: kebudayaanindonesia.net

Halo Traveler! Apa kabar? Sudah jalan-jalan kemana saja? Masih pingin jalan-jalan terus kan? Oke. Jalan-jalan kali ini kita ingin membawa kalian ke Pulau Sulawesi tepatnya kota Makassar. Mungkin sebagian dari kalian sudah pernah berkunjung ke kota yang satu ini. Bagi kalian yang belum, jangan khawatir. Kumpulkan uang mulai dari sekarang dan siap-siap terbang ke Makassar.

Bagi warga Makassar Taman Prasejarah  Leang-leang sudah tidak terdengar asing lagi, akan tetapi bagi yang berada di luar Makassar tempat ini jarang terdengar. Taman Prasejarah Leang-leang terletak di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Leang-leang ini masih termasuk wilayah Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Dalam bahasa Makassar leang artinya goa. Untuk masuk ke kawasan ini masih membutuhkan perjalanan beberapa kilometer dari jalan utama. Tetapi jangan khawatir karena jalanannya kisi sudah diaspal. Waktu yang dibutuhkan untuk sampaike taman ini hanya sekitar 1 jam dari kota Makassar.

Leang leang Twicsy com

Cetakan tangan prasejarah. Foto: twicsy.com

Pegunungan Karst yang ada sudah berumur ribuan tahun ini diakui sebagai kawasan karst terbesar kedua di dunia setelah Guangzhou di China. Meliputi area seluas 43.750 hektar, wilayah ini memiliki 286 goa dengan lebih dari 30 goa prasejarah. Selain goa, disini juga ditemukan benda laut berupa karang yang menandakan bahwa goa tersebut pernah tenggelam dan dikelilingi oleh lautan.

Goa di Leang-Leang pertama kali ditemukan oleh Mister Van Heekeren dan Miss Heeren Palm. Dua arkeolog Belanda ini menemukan gambar-gambar pada dinding goa (rock painting ) di Goa Pettae dan Petta Kere, dua goa di Leang-leang, pada tahun 1950. Usia lukisan-lukisan purba di Leang-Leang diperkirakan 5.000 tahun. Beberapa arkeolog bahkan berpendapat bahwa beberapa di antara goa tersebut telah didiami sejak 8.000-3.000 SM (Sebelum Masehi).

Di taman ini terdapat 2 goa utama yaitu Goa Pettae dan Goa Petta Kere. Goa Pettae menghadap ke barat. Gambar yang ditemukan pada goa ini adalah lima gambar telapak tangan dan satu gambar babi rusa meloncat dengan anak panah di dadanya. Selain gambar, ditemukan pula artefak serpih, bilah, serta kulit kerang yang terdeposit pada mulut goa.

leang-leang triphemat wordpress com

Salah satu bonus pemandangan indah di lokasi. Foto: triphemat.wordpress.com

Untuk mencapai goa ini wisatawan harus menaiki 26 anak tangga. Goa Petta Kere berada 300 meter di sebelah Gua Pettae. Peninggalan yang ditemukan pada goa ini adalah dua gambar babi rusa, 27 gambar telapak tangan, alat serpih bilah, dan mata panah. Untuk mencapai goa ini wisatawan harus mendaki 64 anak tangga.

Selain wisatawan dapat menelusuri goa, wisatawan juga bisa duduk bersantai di gazebo yang telah disediakan. Terdapat sungai yang melintasi kompleks taman ini. Bagi Anda yang suka sekali  foto jangan lewatkan kesempatan ini untuk berfoto sebanyak-banyaknya dengan latar belakang pemandangan gugusan pegunungan karst. Jadi Buat kalian yang lagi di Makassar jangan lupa untuk meluangkan waktu bisa berkunjung ke lokasi yah.

Leave Comments

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com