Kota Landmark Opini

Kritik untuk Pengoperasian Perdana Terminal 3 Ultimate Soekarno-Hatta Jakarta





Banyak yang bilang bahwa pergantian Menteri Perhubungan yang lama Ignasius Jonan dengan Budi Karya Sumadi banyak dilatar belakangi oleh seringnya presiden Jokowi berbeda pendapat dengan Ignasius Jonan, salah satunya dalam pengoperasian Terminal 3 Ultimate bandara Soekarno-Hatta. Dimana sebelumnya, Ignasius Jonan sebagai Menhub sempat menunda pengoperasiannya karena dinilai belum memenuhi syarat kesiapan dalam standar pengoperasian bandara. Hari ini, hasilnya bisa kita rasakan seiring pengoperasian perdananya yang banyak menuai kritik dari para netizen. Banyak kekurangan yang harus diperbaiki dari pengoperasian Terminal 3 Ultimate ini.

Lampu penerangan bandara belum siap

terminal 3 ultimate bandara soekarno hatta jakarta

Seperti lampu stadion lapangan bola di Indonesia. Foto: skyscrapercity.com

terminal 3 ultimate bandara soekarno hatta jakarta

Foto: skyscrapercity.com

terminal 3 ultimate bandara soekarno hatta jakarta

Foto: skyscrapercity.com

Untuk pengoperasian sebuah gedung pasti diperlukan sebuah sistem penerangan yang memadai, agar aktivitas di dalamnya bisa berjalan lancar. Apalagi untuk sebuah terminal bandara, yang setiap harinya akan digunakan orang banyak untuk bepergian. Aneh tentunya bila penerangan sebuah gedung terminal belum siap, tapi sudah mulai dioperasikan.

 

Manajemen bandara belum siap

terminal 3 ultimate bandara soekarno hatta jakarta

Kesemerawutan kendaraan yang keluar masuk bandara. Foto: skyscrapercity.com

terminal 3 ultimate bandara soekarno hatta jakarta

Foto: skyscrapercity.com

Salah satu berita yang paling banyak dibicarakan di media saat ini adalah tentang sistem manajemen pelayanan bandara yang dinilai belum siap melayani arus lalu-lintas penumpang. Ini bisa dilihat dari kemacetan yang terjadi di area kedatangan bandara dengan kendaraan penumpang, karena lajur jalannya belum diatur dengan baik oleh pengelola bandara.

 

Eksekusi konstruksi bandara yang belum rampung benar

terminal 3 ultimate bandara soekarno hatta jakarta

Alat berat bekerja, sementara dibawahnya banyak kendaraan para pengunjung. Foto: skyscrapercity.com

terminal 3 ultimate bandara soekarno hatta jakarta

Foto: skyscrapercity.com

Hal aneh lainnya yang terjadi di gedung terminal ini adalah tentang pengerjaan konstruksi bandara yang masih berlangsung. Bisa anda bayangkan, ketika pengerjaan konstruksi sebuah gedung masih berlangung sementara di dalamnya ada aktivitas manusia, itu sama saja dengan membahayakan keselamatan orang. Nah, hal ini juga terjadi dengan terminal baru ini.

 

Banyak eksekusi detail-detail gedung terminal yang tidak sempurna

terminal 3 ultimate bandara soekarno hatta jakarta

Ada yan g tahu ini kira-kira gambar apa yah? Foto: skyscrapercity.com

terminal 3 ultimate bandara soekarno hatta jakarta

Nampak seperti foto Aidit tokoh PKI Indonesia di terminal bandara Ultimate ini. Foto: skyscrapercity.com

Grand-plan dari bandara ini adalah menjadikannya gerbang utama nan megah bagi para tamu internasional yang hendak berkunjung ke negara ini. Namun, apa mau dikata ternyata gedung terminal yang belum siap ini harus dipaksa untuk melayani tamu yang hilir-mudik setiap harinya. Sehingga tidak heran kita disuguhi oleh hasil pengerjaan yang tidak maksimal.

 

Puncaknya adalah terminal bandara dikepung banjir air hujan

terminal 3 ultimate bandara soekarno hatta jakarta kebanjiran

Bukti valid kekacau-balauan bandara ketika air hujan mulai masuk ke bagian-bagian temrinal. Foto: skyscrapercity.com

terminal 3 ultimate bandara soekarno hatta jakarta kebanjiran

Foto: skyscrapercity.com

Ini seperti menjadi puncak dari kegagalan akumulatif yang dialami Terminal 3 Ultimate ini. Bagaimana tidak, bandara yang dibangun dengan investasi besar ini seperti luluh lantah dengan banyaknya genangan air hujan di luar terminal dan di dalam terminal. Menjadi bukti valid bahwa memang pengoperasian bandara ini gagal total.

 

Kalau memang belum siap kenapa harus dipaksakan

terminal 3 ultimate bandara soekarno hatta jakarta

Seperti nunggu bus di pinggir jalan. Foto: skyscrapercity.com

Kesimpulan dari ini semua adalah, kalau belum siap dioperasikan kenapa harus dipaksakan. Sebagaimana kita ketahui, untuk pengoperasian sebuah bandara sendiri mempunyai standar kenyamanan dan keselamatan sangat tinggi di dunia transportasi. Ah, entahlah, yang pasti pihak pengelola bandara harus secepat mungkin untuk memperbaiki pelayanan di bandara yang megah ini. Karena kalau dihitung-hitung ulang, dengan investasi akumulatif 10 triliun rupiah seharusnya bandara ini memberikan imbal hasil yang maksimal.



Leave Comments

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com