Landmark

Ingin Traveling ke Bukit Kapur Arosbaya? Waspadai 5 Hal ini!




Bukit Arosbaya yang semulanya hanya sebagai tambang kapur telah berubah menjadi tempat wisata yang kini sedang hits. Foto : trevelsia.com

Bukit Kapur Arosbaya yang semulanya hanya sebagai tambang kapur telah berubah menjadi tempat wisata yang kini sedang hits. Foto : trevelsia.com

Mungkin masih banyak di antara kalian yang merasa asing dengan destinasi wisata yang satu ini. Yap, Bukit Kapur Arosbaya merupakan salah satu tempat wisata alam yang tergolong baru hits di masyarakat. Bukit yang semulanya adalah tambang kapur ini tiba-tiba ramai dikunjungi masyarakat dan menjadi tempat wisata karena pemandangannya yang unik. Bekas pahatan para penambang menarik minat wisatawan untuk menjelajahi setiap sudut bukit dan mengabadikan gambarnya. Tapi, ada beberapa hal yang ditemukan tim trevelsia.com saat berkunjung ke bukit yang terletak di Desa Berbeluk, Kecamatan Arosbaya, Bangkalan, Madura ini. Buat kamu yang ingin segera berkunjung kemari, waspadai 5 hal berikut!

1. Jalan Menuju Bukit Kapur Arosbaya Sangat Sempit

Bukit Kapur Arosbaya terletak berdekatan dengan makam “Air Mata Ibu” sehingga cukup mudah ditemui karena makam “Air Mata Ibu” sudah cukup terkenal di Madura. Namun untuk sampai di Bukit Kapur Arosbaya, kamu harus melewati gang kecil dengan jarak sekitar hampir setengah kilometer dari depan pintu gerbang “Air Mata Ibu”. Buat kamu yang membawa kendaraan roda empat, lebih baik parkir mobilmu di depan pintu gerbang Air Mata Ibu. Hal ini dikarenakan akses jalan menuju bukit yang cukup sempit atau hanya dapat dilewati satu mobil saja. Untuk menghindari berpapasan dengan mobil lain dan menimbulkan kemacetan, lebih baik lanjutkan perjalanan ke bukit dengan berjalan kaki saja.

2. Biaya Parkir Mobil Selangit

Tarif parkir mobil yang tergolong mahal di Bukit Kapur Arosbaya. Foto : trevelsia.com

Tarif parkir mobil yang tergolong mahal di Bukit Kapur Arosbaya. Foto : trevelsia.com

Jika kamu bersikeras membawa masuk mobil hingga ke Bukit Arosbaya, maka jangan kaget dengan biaya parkir selangit. Untuk parkir motor, pengunjung cukup membayar Rp 3.000,- saja. Namun untuk parkir mobil, penjaga mematok harga hingga Rp 20.000,- lho! So, memarkir mobil di depan gerbang Air Mata Ibu menjadi salah satu keputusan yang sangat tepat!

3. Bayar Lokasi

Di Bukit Arosbaya ongkos masuk disebut sebagai bayar lokasi. Foto : trevelsia.com

Di Bukit Arosbaya ongkos masuk disebut sebagai bayar lokasi. Foto : trevelsia.com

Saat kamu berjalan menuju ke dalam Bukit Arosbaya, jangan pernah terkejut jika ada pria atau bapak-bapak yang tiba-tiba mencolek punggungmu dari belakang dan minta uang sebesar Rp 5.000,-. Tenang saja, mereka bukan mau malak tapi hanya ingin menagih bayar lokasi atau yang biasa kita sebut tiket masuk sebesar Rp 5000,- per orang. Jika kamu jeli, kamu pasti akan menemukan papan bertuliskan “Bayar Lokasi” yang ditempel di salah satu tebing.

4. Kotor dan Banyak Genangan Air

Genangan air dan sampah yang terdapat di beberapa sudut bukit, selain merusak keindahan juga dapat menjadi sumber penyakit. Foto : trevelsia.com

Genangan air dan sampah yang terdapat di beberapa sudut bukit, selain merusak keindahan juga dapat menjadi sumber penyakit. Foto : trevelsia.com

Meski tergolong indah dan menarik, namun sayangnya di Bukit Arosbaya orang-orang kurang memperhatikan kebersihan. Banyak sampah yang dibuang sembarangan di sudut-sudut dinding tebing. Tidak tersedianya sarana tempat sampah juga menjadi salah satu faktor utama kurang terjaganya kebersihan di tempat ini. Lubang-lubang yang ada di beberapa sudut juga berubah menjadi genangan air yang terisi sampah. Meski sepele, namun hal ini cukup mengganggu pemandangan.

5. Tangga yang Curam dan Tidak Aman

Ingin eksplor Bukit Arosbaya dengan mencoba menaiki tangga bekas kegiatan penambangan? Boleh, tapi hati-hati ya!

Ingin eksplor Bukit Arosbaya dengan mencoba menaiki tangga bekas kegiatan penambangan? Boleh, tapi hati-hati ya!

Saat kamu masuk lebih dalam ke tempat wisata ini, kamu akan menemukan beberapa tangga naik ke atas tebing yang merupakan hasil dari pahatan tambang. Jika kamu ingin mencoba untuk naik, disarankan sangat berhati-hati karena tangga-tangga ini sangat curam dan tidak ada alat bantu berupa pegangan seperti tangga pada umumnya. Kalau merasa ragu, maka jangan coba-coba naik daripada keselamatanmu terancam.

Inilah 5 hal yang perlu kamu waspadai saat berkunjung ke Bukit Kapur Arosbaya. Semoga hal ini bisa diperbaiki di kemudian hari. Pemerintah, warga setempat, dan kita sebagai pengunjung haruslah memiliki kesadaran untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan alam yang kita punya. Happy traveling, smart traveler!



Leave Comments

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com