Inspirasi Kota

Hutan Mangrove Pancer Cengkrong, Kawasan Wisata Menarik di Trenggalek

Trenggalek mungkin bukan daerah tujuan wisata yang utama di Indonesia. Tapi, jangan kira kawasan yang satu ini nggak memiliki daya tarik wisata, lho. Trenggalek juga memiliki berbagai spot alam yang menarik dijelajahi saat sedang liburan ke daerah tersebut. Pernah mendengar Hutan Mangrove Pancer Cengkrong yang ada di sana? Kalau belum, saatnya rencanakan kunjungan Anda ke sana, travelers!

Akses Wisata yang Tidak Terlalu Sulit

Hutan Mangrove Pancer Cengkrong, Kawasan Wisata Menarik di Trenggalek

Hutan Mangrove Pancer Cengkrong. Foto: catatannobi.com

Hutan Mangrove Pancer Cengkrong berada di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, Jawa Timur. Letaknya sendiri memiliki jarak sekitar 500 meter dari bibir Pantai Cengkrongan. Hutan bakau tersebut dikelola oleh Pokdarwis alias Kelompok Sadar Wisata Kejung Samodra yang anggotanya sendiri merupakan masyarakat di sekitar Desa Karanggandu. Akses lokasinya sendiri nggak terlalu sulit karena ada banyak petunjuk lokasi yang bisa ditemui di jalanan. Waktu tempuhnya sendiri sekitar 2 jam jika berangkat dari Tulungagung.

Jembatan Galau, Salah Satu Daya Tarik Wisata Utama

Hutan Mangrove Pancer Cengkrong, Kawasan Wisata Menarik di Trenggalek

Jembatan galau yang menjadi daya tarik wisata. Foto: kangyutrenggalek.blogspot.co.id

Memasuki kawasan Hutan Mangrove Pancer Cengkrong, pengunjung akan disambut oleh sebuah jembatan kayu yang dikenal dengan nama Jembatan Galau. Sebenarnya jembatan ini digunakan untuk memudahkan pengunjung yang datang dan berkeliling hutan mangrove tersebut. Sebab, tanah di hutan bakau ini berupa lumpur yang terbawa aliran sungai Kalisongo. Jadi, pengunjung tak perlu lagi berkotor-kotoran saat ingin menjelajahi spot wisata tersebut.

Saat cuaca cerah, Anda bisa menikmati kawasan Hutan Mangrove Pancer Cengkrong yang tampak kehijauan walaupun kondisinya masih pendek-pendek. Tapi biarpun begitu sama sekali tidak mengurangi keindahan dan daya tarik hutan tersebut. Di beberapa sudut Jembatan Galau juga sudah disediakan beberapa gazebo yang bisa digunakan untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan sekitar yang ada.

Jembatan Galau ini sendiri sering menjadi lokasi foto favorit para pengunjung yang datang. Hal yang membuatnya menarik adalah karena namanya yang unik. Tak jarang pula pengunjung yang datang karena penasaran dengan Jembatan Galau dan ingin melihatnya secara langsung dari Hutan Mangrove Pancer Cengkrong.

Waktu terbaik mengunjungi kawasan wisata hutan bakau ini adalah ketika pagi hari atau menjelang sore, saat cuacanya tidak terlalu panas. Di hari-hari tertentu seperti saat libur, lokasi ini dipadati oleh pengunjung yang datang.

Leave Comments

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com