Kota Museum

Daftar Museum yang Bisa Kita Datangi di Jawa Tengah (Part 2)




Pada post sebelumnya trevelsia.com sudah berbagi museum yang dapat dikunjungi kalau kalian jalan-jalan ke Jawa Tengah, Karena banyaknya museum menarik untuk dikunjungi jadinya ditulis dalam 2 bagian deh! Tapi tenang aja museum-museum kali ini juga tidak kalah menarik dengan sebelumnya. Mari kita simak museum apa saja:

5. Museum Karst

Megahnya Bangunan Museum Karst. Foto: tekooo.com

Megahnya Bangunan Museum Karst. Foto: tekooo.com

Museum yang satu ini dapat dikatakan sebagai museum karst terunik dan terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Bentuknya yang unik menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan yang mengunjunginya. Bentuknya mirip seperti piramida. Museum ini terletak di Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, atau sekitar 30 km ke timur dari Wonosari. Untuk dapat menikmati isi museum wisatawan cukup membayar Rp 2.100,- pada hari Senin-Sabtu dan Rp 3.100,- pada hari Minggu. Wisatawan sebaiknya menggunakan kendaraaan pribadi karena museum ini dibangun jauh dari padat penduduk. Meskipun letaknya agak jauh akan tetapi wisatawan dijamin tidak akan kecewa mengunjungi museum yang satu ini. Selain itu, dekat dengan museum ini terdapat puluhan Gua yang unik dan menakjubkan, seperti Gua Tembus, Gua Mrica, Gua Sodong, Gua Potro, Gua Sapen, dan Gua Gilap.

6. Museum Radya Pustaka

Museum Radya Pustaka adalah museum tertua di Indonesia lho! Foto: sapasurya.blogspot.com

Museum Radya Pustaka adalah museum tertua di Indonesia lho! Foto: sapasurya.blogspot.com

Museum Radya Pustaka adalah museum tertua di Indonesia. Dibangun pada tanggal 28 Oktober 1890 oleh Kanjeng Adipati Sosroningrat IV, pepatih dalem pada masa pemerintahan Pakoe Boewono IX dan Pakoe Boewono X. Museum Radya Pustaka juga memiliki perpustakaan yang menyimpan buku-buku budaya dan pengetahuan sejarah, seni dan tradisi serta kesusastraan baik dalam bahasa Jawa Kuno maupun Bahasa Belanda. Museum Radya Pustaka terletak di Jalan Slamet Riyadi Surakarta, bertempat di dalam kompleks Taman Wisata Budaya Sriwedari. Museum ini buka dari hari Selasa hingga Minggu. Wisatawan cukup membayar Rp 5.000,-. Koleksi yang terdapat dalam museum antara lain beberapa arca batu dan perungggu dari zaman Hindu dan Budha. Koleksi keris kuno dan berbagai senjata tradisional, seperangkat gamelan, wayang kulit dan wayang beber, koleksi keramik dan berbagai barang seni lainnya. Museum Radya Pustaka juga menyediakan buku tentang sejarah budaya dan seni. Sebagian besar buku disini ditulis dalam bahasa Jawa dan juga bahasa Belanda.

7. Museum R.A Kartini

Siapa yang tidak kenal sosok ini. Mampirlah ke Museumnya supaya kenal lebih dekat. Foto: jalanjalanyuk.com

Siapa yang tidak kenal sosok ini. Mampirlah ke Museumnya supaya kenal lebih dekat. Foto: jalanjalanyuk.com

Nama museum ini diambil dari pejuang emansipasi wanita Indonesia karena di dalamnya memang menyimpan benda-benda peninggalan RA Kartini beserta kakaknya R.M.P Sostrokartono. Museum R.A.Kartini didirikan pada tanggal 30 Maret 1975. Museum Kartini terletak di Desa Panggang, Kecamatan Jepara, tepatnya di jalan Alun-alun No.1, Jepara, di sebelah utara Pendopo Kabupaten Jepara. Selain benda-benda peninggalan pribadi disini juga disimpan benda-benda kuno peninggalan sejarah dan budaya hasil temuan di wilayah Kabupaten Jepara. Museum ini terdiri dari 3 gedung yakni gedung K, T, dan N. 

Koleksi di salah satu ruangan museum. Foto: www.nasirullahsitam.com

Koleksi di salah satu ruangan museum. Foto: www.nasirullahsitam.com

Penyajian ruang koleksi dibagi menjadi empat ruangan antara lain:

  • Ruang I : Badan K untuk koleksi peninggalan R.A. Kartini berupa benda-benda serta foto semasa masih hidup.
  • Ruang II : Kaki K atas berisi benda-benda peninggalan RMP Sosrokartono.
  • Ruang III : Kaki K bawah untuk penyajian (1) benda-benda yang bernilai sejarah dan purbakala yang ditemukan di wilayah Jepara, antara lain arkeologi, keramik, dll. (2) hasil kerajinan Jepara yang terkenal, antara lain ukir-ukiran, batik troso, keramik, anyaman bambu, dan rotan.
  • Ruang IV : Gedung T berisi tulang ikan raksasa ‘Joko Tuwo’ yang panjangnya kurang lebih 16 meter, yang ditemukan di perairan Kepulauan Karimunjawa pada pertengahan bulan April 1989

8. Museum Jamu Nyonya Meneer

Replika proses pembuatan jamu. Foto: tabloidsimpang5.com

Replika proses pembuatan jamu. Foto: tabloidsimpang5.com

Bagi Kalian penggemar jamu pastinya sering mendengar Nyonya Meneer. Apabila Kalian berkunjung ke Jalan Raya Kaligawe Km.4 Muktiharjo Genuk, Jawa Tengah maka kalian akan menemukan Museum Jamu Nyonya Meneer. Keberadaan Museum Jamu Nyonya Meneer di Semarang merupakan museum jamu pertama di Indonesia. Mengunjungi  Museum ini Kita dapat belajar sejarah jamu di Nusantara, Kalian juga bisa melihat koleksi barang-barang pribadi milik Nyonya Meneer. Konsep bangunan Museum  ini kental dengan nuansa Jawa. Mengunjungi museum ini pengunjung tidak dipungut biaya cukup dengan menulis  nama di buku kunjungan. 




Leave Comments

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com