Kota

Candi Tertua di Jawa Timur yang Mulai Terlupakan

Trevelsia.com – Melakukan perjalanan wisata terutama berkunjung ke tempat-tempat bersejarah mungkin saat ini sudah bukan menjadi pilihan utama bagi para wisatawan. Apabila ada seseorang bertanya, dimana candi tertua di Jawa Timur. Mungkin orang Jawa Timur ketika ditanya dengan pertanyaan seperti itu, tidak banyak yang bisa menjawab. Di sebelah barat Kota Malang, terdapat nilai-nilai sejarah, dimana terdapat candi tertua di Jawa Timur.

Candi Badut, candi tertua di Jawa Timur. Foto: aroundngalam.files.wordpress.com

Candi Badut, candi tertua di Jawa Timur. Foto: aroundngalam.files.wordpress.com

Candi Badut merupakan salah satu candi yang berada di wilayah Malang Raya, Candi ini peninggalan dari Prabu Gajayana,  penguasa di Kerajaan Kanjuruhan. Candi yang berdiri sejak tahun 760 Masehi ini diperkirakan menjadi tertua di Jawa Timur. ecara administratif Candi Badut berada di Desa Karangbesuki, kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Candi Badut berdiri di atas tanah 2808 m2, candi ini menghadap ke arah barat dan di kelilingi oleh gunung-gunung.

Candi ini di temukan oleh Maureen Brecher, Seorang yang berasal dari Belanda.  Candi Badut ini memiliki 3 struktur, yakni; bagian, badan, dan puncak. Candi ini berlatar agama hindu, karena di candi ini terdapat  Arca Durga Mahisasuramardini, Arca Nandi,  beberapa relung kosong yang seharusnya berisi arca dewa-dewa hindu, dan yang paling penting adalah Lingga-Yoni pengganti Arca Siwa sebagai pusat puja saji dalam ajaran Hindu-Siwa. Di Candi ini sering di adakan upacara-upacara keagamaan bagi pemeluk agama hindu.

Saat ini, Candi Badut ini dapat dikatakan mulai terlupakan karena sepinya pengunjung tiap harinya. Tidak banyak penunjuk arah menuju candi ini, bahkan lokasinya yang berada di tengah-tengah perumahan penduduk sehingga dari jalan utama lokasinya tidak terlalu terlihat. Bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke situs bersejarah ini, wisatawan dari pusat Kota Malang ke arah barat menuju daerah Tidar, Sukun, Malang.  Rute mudahnya adalah menuju jalan Ijen –> Jalan Retawu –> Jalan Bondowoso –> Jalan Raya Tidar hingga nanti menemukan terminal Angkot AT. Dari terminal AT, kurangi kecepatan karena lokasinya tidak jauh dari terminal tersebut. Kurang lebih 300 meter arah utara dari terminal angkot AT ini terdapat pertigaan, dimana pintu masuk candi ini berada di gang kecil yang berada di barat jalan.

Candi ini buka setiap hari, pagi hingga sore, dengan tidak dikenakan biaya masuk. Fasilitas yang ada di candi ini cukup minim sekali,  hanya terdapat fasilitas 1 tempat informasi dan 1 kamar mandi. Lahan parkirpun hanya seadanya tanpa ada yang menjaga.

Tak ada salahnya belajar sejarah dengan mengunjungi situs-situs yang bernilai sejarah di sekitar daerah Anda.

#HappyTravelling

 

Leave Comments

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com