Inspirasi Kota Landmark Museum

Belajar Sejarah di Museum Kemerdekaan Indonesia





17 Agustus merupakan hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia. 71 tahun yang lalu, negara ini akhirnya berhasil berdiri di atas kaki sendiri. Perjalanan menuju kemerdekaan melalui proses yang sangat panjang. Banyak pahlawan dan tokoh nasional yang berperan penting untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa, baik itu lewat fisik maupun pikiran. Meskipun sudah merdeka, tapi jangan pernah melupakan sejarah tanah air. Berkunjung di museum kemerdekaan Indonesia ini bisa jadi pilihan yang tepat untuk kembali mengingat sejarah panjang negeri ini.

Museum kemerdekaan Indonesia yang tersebar di berbagai daerah seakan menjadi saksi bisu dan bukti perjuangan kemerdekaan yang nyata. Saatnya kembali belajar sejarah bangsa dengan mengunjungi beberapa destinasi ini, yuk!

Museum Brawijaya, Malang

Belajar Sejarah di Museum Kemerdekaan Indonesia

Museum Brawijaya Malang Foto: www.wisataindonesia.org

Bangunan ini adalah salah satu museum kemerdekaan Indonesia dengan koleksi sejarah yang cukup lengkap. Letaknya di Jalan Ijen, Kota Malang, museum ini diresmikan pada 4 Mei 1968 oleh Kol. Pur. Dr. Suwondo. Areanya sendiri dibagi menjadi dua, yaitu perkantoran dan pamerah. Memasuki museum ini, pengunjung akan disambut oleh sebuah tank yang konon dioperasikan pada pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

Memasuki bagian dalam museum kemerdekaan Indonesia yang satu ini, pengunjung bisa menyaksikan koleksi mobil dinas, senjata seperti pistol, meriam, mortil, granat, komputer di masa lalu, sampai tempat tidur yang sering digunakan oleh Jenderal Sudirman. Museum ini juga menyimpan meja dan kursi yang pernah dipakai Bung Karno, Bung Hatta, dan Kol. Sugiyono saat melakukan Konferensi Meja Bundar.

Belajar Sejarah di Museum Kemerdekaan Indonesia

Gerbong Maut di Museum Brawijaya Foto: jalan2.com

Salah satu koleksi Museum Brawijaya yang paling menyedot perhatian adalah Gerbong Maut yang berada di bagian belakang. Benda ini pernah digunakan untuk membawa 100 prajurit yang ditahan Belanda dari kota Bondowoso menuju Surabaya. Kondisi gerbong yang sempit dan kurang udara membuat banyak tahanan yang tewas selama perjalanan.

Museum Perjuangan Yogjakarta

Belajar Sejarah di Museum Kemerdekaan Indonesia

Museum Perjuangan Yogyakata Foto: http://perjuangan.museumjogja.org

Bangunan ini adalah salah satu memorial atas Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei. Pada tahun 1958, pemerintan Yogyakarta memiliki gagasan untuk membangun sebuah monumen yang bisa mengenang jasa para pahlawan. Lalu muncullah museum kemerdekaan Indonesia yang satu ini.

Museum Perjuangan Yogyakarta memiliki kombinasi bangunan arsitektur bergaya barat dan timur. Western style-nya bisa dilihat pengunjung dengan bentuk bangunan berupa bulat silinder yang mirip dengan bentuk bangunan di zaman kekaisaran Roma. Sementara itu, model timurnya bisa dilihat dari bagian luar yang menyerupai bangunan candi di Indonesia.

Belajar Sejarah di Museum Kemerdekaan Indonesia

Bagian dalam Meseum Perjuangan Yogyakarta Foto: www.info-jogja.com

Pengunjung bisa menjelajahi ruang pameran di dalamnya yang menyimpan koleksi benda-benda yang digunakan saat perjuangan kemerdekaan. Buku dan kliping koran tempo dulu dapat diakses di sini. Beberapa koleksi yang dipamerkan di antaranya replika meriam, miniatur angkatan laut Belanda, mata uang di zaman VOC, juga jurnal kedokteran dari STOVIA.

Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta

Belajar Sejarah di Museum Kemerdekaan Indonesia

Museum Perumusan Naskah Proklamasi Foto: www.news.liputan6.com

Museum ini bisa disebut salah satu saksi sejarah yang penting, yaitu sebagai tempat perumusan naskah proklamasi. Museum kemerdekaan Indonesia ini dulunya adalah rumah Laksamana Maeda yang kemudian dijadikan markas oleh beberapa tokoh negara dalam membuat rumusan proklamasi demi mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Koleksinya sendiri adalah benda-benda yang memiliki keterkaitan dengan proses sejarah yang sudah berlangsung.

Museum kemerdekaan Indonesia ini memiliki empat ruang utama yang bisa dikunjungi. Ruang pertama adalah lokasi di mana Bung Karno, Bung Hatta, dan Ahmad Soebardjo diterima oleh Laksamana Maeda selaku pemilik rumah pada pukul 22.00. Ruang kedua menjadi tempat perumusan naskah proklamasi yang menurut catatan sejarah terjadi pada dini hari menjelang pukul 03.00.

Belajar Sejarah di Museum Kemerdekaan Indonesia

Salah satu ruang di Museum Perumusan Naskah Proklamasi Foto: www.pecintawisata.wordpress.com

Memasuki ruang ketiga, pengunjung akan dibawa ke lokasi pengesahan atau penandatanganan naskah proklamasi yang sudah dibuat. Menurut sejarah, Bung Karno membacakan teks tersebut pada tokoh-tokoh yang hadir di ruangan tersebut secara berulang dan meminta persetujuan mereka. Nah, ruang terakhir alias Ruang Keempat menjadi tempat mengetik naskah proklamasi yang dilakukan oleh Sayuti Melik dan ditemani B.M. Diah. Museum Perumusan Naskah Proklamasi ini terletak di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat yang bisa dikunjungi setiap hari Selasa-Minggu.

Menjelajah tempat unik sambil mengenang sejarah bisa jadi kegiatan yang menyenangkan saat liburan ini. Sudah siap untuk mengepak barang dan segera mengunjungi spot recommended di atas.



Leave Comments

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com