Inspirasi Kota Landmark Wisata Sejarah

5 Daya Tarik Wisata Budaya Di Desa Adat Kemiren Banyuwangi





Indonesia adalah negara yang dikenal dengan kekayaan budayanya. Kalau mau dieksplorasi lebih lanjut, tentu saja akan menjadi wisata budaya yang menyenangkan. Berminat untuk menyusuri kebudayaan lokal nusantara yang beragam ini? Anda bisa memulainya dari Desa Adat Kemiren Banyuwangi. Tempat ini menyajikan nuansa budaya lokal yang khas dan cocok untuk liburan akhir pekan.

Desa tersebut adalah tempat tinggal masyarakat suku Using yang berada di kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Memasuki kawasan ini akan menimbulkan sensasi yang berbeda. Anda akan langsung menemukan rumah adat bergaya Using dengan pintu kayu dan hiasan kepala burung bouraq. Selanjutnya, 5 daya tarik wisata ini layak disinggahi saat mengunjungi Desa Adat Kemiren Banyuwangi.

Sanggar Genjah Arum

5 Daya Tarik Wisata Budaya Di Desa Adat Kemiren Banyuwangi

Sanggar Genjah Arum di Desa Kemiren untuk melestarikan kebudayaan Banyuwangi Foto: dutawisata.co.id

Sanggar ini ibarat sebuah museum yang berada di Desa Adat Kemiren Banyuwangi. Tempat tersebut milik pribadi yang dikelola oleh seorang pengusaha untuk melestarikan kebudayaan tradisional Banyuwangi. Masuk ke dalam sanggar ini akan membawa Anda serasa kembali ke Banyuwangi di masa lampau. Ada tujuh rumah adat yang usianya sudah sangat tua di sana dan juga beberapa ornamen kuno yang membuat suasana tempo dulu semakin terasa kental.

Angklung Paglak

5 Daya Tarik Wisata Budaya Di Desa Adat Kemiren Banyuwangi

Musik angklung yang dimainkan dari paglak Foto: sunriseofjava.com

Paglak adalah sebutan untuk sebuah gubuk kecil yang dibuat dari bambu dengan atap ijuk. Tapi, berbeda dengan gubuk kebanyakan, paglak dibangun setinggi 10 meter dari tanah dengan menggunakan empat batang bambu sebagai penyangganya. Nah, angklung paglak adalah permainan musik yang dilakukan di atas gubuk tersebut. Seni musik ini menjadi salah satu adat kebudayaan yang dilestarikan di Desa Adat Kemiren Banyuwangi hingga sekarang.

Musik Lesung

5 Daya Tarik Wisata Budaya Di Desa Adat Kemiren Banyuwangi

Musik lesu yang dimainkan oleh mbah-mbah Foto: konfrontasi.com

Pengunjung yang datang ke Desa Adat Kemiren Banyuwangi biasanya akan dihibur oleh pertunjukan musik lesung. Musik tradisional ini dimainkan oleh wanita lansia, tapi masih sangat pandai dalam mengalunkan melodi dari alu dan lesung. Musik ini disebut gedhogan. Kesenian ini juga termasuk dalam warisan budaya asli suku Using.

Tari Gandrung

5 Daya Tarik Wisata Budaya Di Desa Adat Kemiren Banyuwangi

Tari gandrung untuk menghibur tamu yang datang Foto: travel.kompas.com

Pesona budaya lain yang bisa ditemui di Desa Adat Kemiren Banyuwangi adalah pertunjukan Tari Gandrung yang nggak kalah memesona. Sambil bersantai di Sanggar Genjah Arum, pengunjung akan dimanjakan oleh penari yang menghibur. Nah, ada adat yang harus dipahami oleh tamu. Jika menerima selendang dari penari, maka tamu harus ikut menari bersama.

Kopai Using

5 Daya Tarik Wisata Budaya Di Desa Adat Kemiren Banyuwangi

Kopai Using yang memiliki cita rasa khas Foto: tribunnews.com

Mengunjungi Desa Adat Kemiren Banyuwangi ini belum afdol rasanya jika tidak mencicipi Kopai Using, atau kopi khas masyarakat Using yang dikenal memiliki cita rasa yang begitu nikmat. Selain mencicipi, pengunjung juga bisa praktek langsung proses pengolahannya mulai dari menyangrai, menumbuk biji kopi, menyaring bubuk kopi sampai praktik cara penyajian kopi. Diolah menjadi minuman kopi jenis apapun, mulai dari espresso atau robusta, rasanya pasti akan terasa lebih nikmat.

Desa Adat Kemiren Banyuwangi menawarkan eksplorasi budaya lokal yang sangat menarik untuk dicoba. Berwisata ke sini juga bisa sebagai bentuk melestarikan budaya, lho.

 



Leave Comments

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com