Pantai Pulau

10 Hal yang Harus Anda Perhatikan Sebelum Mengunjungi Pulau Gili Labak

//
Mendengar nama Gili Labak banyak orang sudah tahu dimana pulau kecil ini berada. Bahkan banyak orang mulai merencanakan perjalanannya ke pulau yang disebut sebagai hidden paradise of Madura ini. Bagi Anda yang ingin mengunjungi pulau yang terletak di Kabupaten Sumenep ini sebaiknya Anda harus memperhatikan hal-hal yang harus Anda ketahui sebelum berangkat kesana.

1. Pulau ini hanya seluas 5 ha

pulau gili labak

Plang nama Gili Labak yang biasanya sering dijadikan background foto para pelancong.

Percaya tidak percaya luas pulau ini hanya 5 ha. Terbayang kan sebesar apa pulau ini. Cukup 10-15 menit yang Kita butuhkan untuk mengelilingi  pulau ini dengan berjalan kaki. Kanan kiri yang Kita lihat adalah laut. Tapi jalan salah, laut disini pemandangannya dijamin bikin Anda betah. Alasannya? Silahkan datang langsung dan buktikan!

2. Penduduknya tidak lebih dari 30 KK

pulau gili labak

Nampak seperti satu-satunya pulau di tengah lautan. Foto: youtube.com

Meskipun pulaunya kecil gini tapi berpenghuni lho! Ada sekitar 30 KK yang ada disini. Mereka rata-rata berprofesi sebagai nelayan. Akan tetapi karena pulau ini sekarang menjadi tujuan wisata maka banyak dari mereka sudah membuka warung.

3. Pohon tertinggi yakni pohon Kelapa

pulau gili labak

Nampak pohon kelapa menjadi pohon yang paling menonjol. Foto: rumpibanget.blogspot.com

Sepanjang pulau Anda akan melihat hamparan pasir putih dengan dihiasi pepohonan khas pantai dan pohon yang paling tinggi yang ada di pulau ini hanya pohon Kelapa. kalau penasaran dengan rasa buah kelapa pulau ini silahkan langsung mampir ke warung-warung yang ada. Pedagang disini menjual buah kelapa dengan jumlah terbatas setiap harinya. Jadi jangan sampai kehabisan.

4. Kita bisa memilih perjalanan laut 1 jam atau 2 jam.

pulau gili labak

Kapal penyeberangan ke Gili Labak.

Kenapa dikatakan Kita bisa memilih perjalanan laut 1 jam atau 2 jam? Pada dasarnya untuk mencapai pulau ini ada dua cara. Cara yang pertama adalah langsung menyeberang menggunakan perahu nelayan dari pelabuhan Kalianget. Pada saat shubuh adalah waktu terbaik untuk menyeberang.

Para nelayan yang menyewakan perahunya sudah berjejer menunggu penumpang. Tapi biasanya kebanyakan mereka sudah dipesan duluan terutama oleh jasa tour and travel. Bila Kita berangkat dengan rombongan sendiri tanpa menggunakan jasa tour and travel  Kita bisa menyewa perahu nelayan ini. Satu perahu muat untuk maksimal 15 orang. Untuk kendaraan pribadi bisa Kita parkir di dekat pelabuhan yang telah disediakan.

Apabila Kita memilih cara pertama ini maka perjalanan laut yang dibutuhkan sekitar 2 jam. Cara kedua yakni dengan menyeberang dulu ke Pulau Poteran Kecamatan Talango. Hanya butuh 5 menit menyeberang ke pulau ini menggunakan kapal Tongkang. Setelah sampai di pulau Poteran perjalanan Kita dilanjutkan dengan menyusuri pulau Poteran hingga hampir mencapai ujung pulau ini.

Oh iya pulau Poteran ini ramai wisatawan lho. Yaps… Rata-rata wisatawan yang datang kesini tujuannya adalah untuk wisata religi. Disini ada wisata Religi yang terkenal yakni Pasarean Asta Yusuf. Setelah sampai ujung pulau ini Kita bisa memarkir kendaraan yang di tanah lapang yang telah disediakan. Dari sini Kita membutuhkan waktu menyeberang selama 1 jam.

Akan tetapi untuk mencapai perahu nelayan Kita harus berjalan kaki di atas hamparan batuan karang sekitar 200-500 meter. Hal ini tergantung dengan pasang surut air laut. Karena perahu nelayan memang tidak bisa merapat pada bibir pulau dikarenakan hamparan bantuan karang yang sangat luas.

5. Siapkan pula Obat anti mabuk dan minyak angin dan obat sejenisnya

pulau gili labak

Jangan lupa bawa obat-obatan. Foto: backpackology.me

Poin yang kelima ini mungkin yang paling penting Kita harus perhatikan. Apapun pilihan bentuk perjalanan yang Anda pilih, Anda tetap akan melewati yang namanya laut. Karena bagi Anda yang tidak terbiasa dengan perjalanan laut dijamin mabuk laut. Terutama bagi Anda yang gampang masuk angin.

Oleh sebab itu, sediakan peralatan perang Anda sendiri seperti obat anti mabuk yang paling ampuh dan juga minyak angin. Meskipun arus laut disini terlihat tenang tapi ketika sudah perahu mulai berangkat, perjalanan sebenarnya akan dimulai. Goncangan ombaknya itu lho yang nggak bikin tahan! Arus disini kencang sekali. Saran buat Anda, jangan pernah berkunjung pada bulan Agustus atau Desember karena saat itulah arus laut sangat kencang.

6. Memang benar disini surganya terumbu karang

pulau gili labak

Ini adalah salah satu bukti keindahan bawah laut Gili Labak.

Setelah terombang-ambing di lautan setengah perjalanan Kita akan melihat pulau ini dari kejauhan. Semakin merapat ke pulau ini akan terlihat barisan terumbu karang. Dari saking indahnya terumbu karang yang ada disini sampai tidak tahu cara menggambarkannya. Pokoknya TOP bgtz!!!

Turun dari perahu pun kaki kita sudah disambut oleh ikan-ikan kecil. Berjalan di pinggiran pantai dan masuk ke air cukup dengan kedalaman air semata kaki, Kita mulai bisa melihat terumbu karang dengan berbagai ikannya. Terutama si NEMO akan banyak ditemui. Berenang agak jauh sekitar kedalaman setinggi dada orang dewasa surga terumbu karang akan terlihat. Disinilah rasanya Kita akan berkata “Maka nikmat Tuhan manakah yang Kamu dustakan”.

7. Jangan lupa bawa Kamera dan Uang

pulau gili labak

Rugi tidak bawa kamera kalau ke Gili Labak. Foto: sellaajani.wordpress.com

Jago selfie dan pingin selalu update di sosial media pastinya tidak lupa membawa kamera. Pulau ini seluruhnya setiap sudut cocok banget jadi background foto. Apalagi foto underwater yang paling digemari buat selfie. Siapkan semua kamera terbaik Anda.

Setelah menikmati indahnya pulau ini hal pertama yang biasanya dirasakan adalah lapar. Tidak perlu khawatir karena disini banyak warung yang dikelola oleh penduduk sekitar. Menu utamanya adalah ikan bakar, kelapa, teh, kopi, dan tidak lupa mie instan. Hampir setiap warung menjual menu yang sama. Jadi siapkan uang dan pilih menu yang Anda inginkan.

8. Ada Toilet dimana-mana

pulau gili labak

Sanitasi warga di Gili labak. Foto: korankabar.com

Sebagai manusia yang normal tempat yang satu ini pasti sering kali dibutuhkan. Apalagi selesai berenang. Dekat dengan warung banyak disediakan toilet yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan Anda termasuk mandi. Ataupun kalau antrian toilet dekat warung antriannya terlalu panjang Kita bisa mencari toilet di seluruh pulau. Hampir setiap rumah penduduk memiliki toilet di luar rumah yang bisa kita gunakan. Bayarnya juga sama.

9. Banyak jasa Tour and Travel menyediakan paket wisata kesini

pulau gili labak

Aktivitas penyebrangan menuju Gili Labak. Foto: auliyaputri.blogspot.com

Ingin kesini tapi bingung bagaimana caranya. Cukup memanfaatkan kecanggihan teknologi dan silahkan cari penyedia jasa tour and travel. Saat ini banyak sekali paket wisata ke pulau ini. Biasanya Meeting Point di Surabaya. Silahkan pilih paket wisata dan harga yang paling cocok menurut Anda.

10. The Last but not Least Jangan Lupa Jaga Kebersihan dan Lingkungan

pulau gili labak

Tetap jaga kebersahan. Foto: intaninchan.wordpress.com

Kemana pun Kita pergi hal yang paling sering ditinggalkan adalah sampah. Untuk itulah sebagai warga negara yang baik maka sebaiknya Kita ikut serta menjaga lingkungan yakni dengan membuang sampah pada tempatnya.

Jadilah wisatawan yang baik dengan tidak merusak alam, terutama saat berenang benar-benar hindari merusak terumbu karang. Karena sekali terumbu karang tersebut rusak maka akan dibutuhkan puluhan tahun untuk dapat tumbuh kembali. Dengan menjaga lingkungan anak cucu Kita juga dapat menikmati apa yang dapat kita nikmati saat ini. Salam GO GREEN!!!
//

Leave Comments

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com